Infinite Life: Puasa dan Surga (Available in BHS-ENG)
(BHS sub) Selama tiga puluh hari menjalani puasa Ramadan, aku menemukan banyak hikmah, terutama dalam hubungan antarmanusia. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengendalikan amarah, menahan dorongan hawa nafsu, serta menghindari prasangka buruk terhadap sesama. Dari pengalaman ini, aku menyadari bahwa surga yang Allah janjikan bukanlah tempat yang luas bagi mereka yang terjebak dalam kemarahan dan kebencian. Justru, untuk meraih surga, aku harus berusaha mengatasi berbagai tantangan sosial yang kerap menguji kekhusyukan dalam beribadah. Namun, jika terus berpikir bahwa dunia ini penuh dengan keburukan dan kesulitan, aku hanya akan terjebak dalam prasangka dan ketakutan. Dunia terasa sempit ketika aku selalu waspada terhadap orang-orang di sekitarku tanpa menyadari bahwa mungkin aku sendiri pun memiliki kekurangan yang serupa. Saat menghadiri khutbah Idulfitri di sekitar rumahku, seorang ustaz menyampaikan pesan yang menggugah hatiku: "Jika kamu tidak bisa me...